Saran Finansial

Gurita Bisnis Anak-anak Jokowi

adviceabout finance – Rasanya banyak orang akan mengira jika menjadi anak seorang penguasa maka kehidupannya akan sangat terjamin, tak perlu kerja, tak perlu usaha, cukup ongkang-ongkang di rumah menikmati kekayaan orang tuanya. Hal tersebut bisa saja benar namun bisa juga tidak, karena tentu saja setiap orang tua memiliki cara yang berbeda dalam mendidik anaknya. Meski mereka memiliki kekayaan yang sangat melimpah bahkan ditambah dengan kekuasaan yang sangat besar, belum tentu mereka akan memanjakan anak mereka dan membiarkan anak-anak mereka berbuat seenaknya dengan harta mereka.

Baca juga : tips memiliki mental investor

            Contoh paling mudah mungkin diperlihatkan oleh presiden kita saat ini yaitu bapak Joko Widodod atau yang lebih akrab disapa dengan sebutan bapak Jokowi. Sebagai seorang Presiden Republik Indonesia tentu tidak perlu disangsikan lagi berapa besar kekuasaan yang ia miliki terhadap negeri ini. Kekayaan yang dimilikinya pun tidak dapat dianggap remeh, karena sebelum menjadi seorang pejabat negara pun ia telah sukses menjadi seorang pengusaha di kota asalnya. Namun dengan segala kemapanan yang ia miliki, tidak serta-merta anak-anaknya ia manjakan, justru sebaliknya, ketiga anak beliau dibebani tanggung jawab untuk merintis bisnis mereka masing-masing.

            Seperti yang telah banyak diketahui oleh masyarakat umum, presiden Joko Widodo memiliki tiga anak yaitu Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu serta yang terakhir Kaesang Pangarep. Dari ketiga anaknya itu yang paling menonjol dalam dunia bisnis tentu saja Gibran Rakabuming Raka karena ialah yang paling awal terjun ke dunia bisnis. Namun bukan berarti kedua adiknya kalah telak, karena Kahiyang Ayu dan Kaesang pun dapat dikatakan cukup sukses menjalankan bisnis yang mereka rintis sendiri maupun bersama teman-temannya.

Anak sulung presiden Joko Widodo yaitu Gibran Rakabuming Raka pertama kali menjajal dunia bisnis melalui usaha catering yang saat itu sedang amat sangat potensial di kota Solo. Bisnis catering yang ia jalankan diberi nama Chili Pari, dan hebatnya adalah pak Joko Widodo sama sekali tidak memberikan bantuan modal dalam usaha anaknya yang satu ini. Setelah sukses dengan cateringnya, Gibran mulai menambah unit usahanya yaitu dengan mendirikan markobar alias usaha martabak pinggir jalan yang memang masih cukup diminati semua kalangan. Hampir bersamaan dengan markobar, produk berupa minuman pun turut Gibran sasar, terbukti dengan launching yang ia lakukan bersama salah seorang rekannya dimana produk minuman yang dimaksud adalah minuman tradisional seperti es doger, es kacang hijau serta es goola (gula) aren yang menjadi produk andalannya. Terakhir, yang terbaru Gibran menjalin kerja sama bersama chef terkenal yaitu Arnold serta adiknya Kaesang Pangarep membuka restoran bernama Mangkok Ku.

Berbeda dengan sang kakak, tampaknya Kahiyang Ayu tak begitu berniat mejadi seorang bisnis women. Meski begitu, beberapa kali satu-satunya putri Jokowi ini kedapatan menerima jasa endorsement  terutama dari brand-brand lokal yang sedang merintis jalannya. Alsannya, ia hanya ingin membantu para pegiat industri kecil dan menengah agar tetap dapat bersaing dan survive di dunia bisnis tanah air. Soal mengapa ia tak menggebu menjalankan bisnis seperti kakak dan adiknya, ia mengaku kalau dirinya ingin lebih fokus mengurus suami dan anaknya yang baru lahir beberapa bulan lalu.

Terakhir dalam pembahasan kali ini tentu saja sang anak bungsu Presiden Joko Widodo yaitu Kaesang Pangarep. Pria muda ini memang jelas mengikuti bakat sang kakak sulung, terbukti dari beberapa bisnis yang ia rintis seperti usaha makanan yaitu “sang pisang”, usaha clothing yaitu “sang Javas”, serta yang terakhir ia bersama kakaknya resmi membuka restoran bernama Mangkok Ku seperti yang telah disebutkan sebelumnya.